Yesaya 58:1-12; Mazmur 112:1-10; 1 Korintus 2:1-16; Matius 5:13-20
Selamat hari Minggu kelima setelah Epifani.
Segala yang palsu akibatnya menjadi buruk. Itulah yang terjadi pada umat Israel kala (ritual) ibadah mereka tak sejalan dengan hati. Yesaya 58:3-4 (TB) "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu. Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. Ibadah yang tak menjadi nyata dalam hidup setiap hari, itulah ibadah yang palsu. Padahal Tuhan berfirman; Mazmur 112:1-2 (TB) Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Hidup orang yang percaya kepada dipelihara oleh-Nya (Mzm. 112:3-9). Hidup orang percaya bagaikan garam dan terang(Mat. 5:13-15), untuk memuliakan Tuhan. Matius 5:16 (TB) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."Hidup orang beriman hendaklah berbeda dengan dunia ini. Matius 5:20 (TB) Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Karena hidup orang beriman dipimpin oleh Roh Allah. 1 Korintus 2:9-10 (TB) Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."
Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.
Jadikan hidup ini berarti karena dipimpin oleh Tuhan sendiri.
Doa:
Gereja yang peduli kepada kehidupan anggota jemaatnya.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
