GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Wartakan Berita Keselamatan

Terpublikasi Tue, 24 Mar 2026   

oleh:

Mazmur 130; Yehezkiel 1:1-3, 2:8-3:3; Wahyu 10:1-11

Selamat hari Kamis.

Orang Israel ada dalam pembuangan. Mereka menjadi tawanan bangsa Babel, dan karena itu mereka menaruh pengharapan kepada Tuhan. Mazmur 130:3-6 (TB)  Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Pemazmur mewakili perasaan umat ketika mereka menderita. Di tanah pembuangan ini jugalah, Tuhan menjawab kerinduan umat. Imam Yehezkiel diberikan penglihatan oleh Tuhan, dan dipanggil untuk menerima firman Tuhan (Yeh. 1:1-3), Yehezkiel 3:1-3 (TB)  Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah apa yang engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah, berbicaralah kepada kaum Israel.

"Maka kubukalah mulutku dan diberikan-Nya gulungan kitab itu kumakan. Lalu firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu dengan itu." Lalu aku memakannya dan rasanya manis seperti madu dalam mulutku. Dengan firman ini, seperti yang dikatakan Tuhan kepada Yehezkiel, supaya ia menjadi orang yang setia kepada Tuhan. Yohanes, penulis kitab Wahyu juga menerima gulungan kitab untuk dimakan. Wahyu 10:2-4, 8-11 (TB)  Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi, dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya. Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!"
Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu. "Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu. "Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya. Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja." 

Kitab yang diberikan adalah untuk diwartakan, supaya keselamatan dari Tuhan diberikan kepada semua orang.
Orang beriman telah menerima pengutusannya untuk mewartakan berita keselamatan dari Tuhan.

Doa:
Kaum muda  yang mau belajar berbagai keterampilan.